Sunday, 18 October 2015

Bentuk Energi dan Bahasan Termodinamika

Energi berasal dan bahasa Yunanienergia” yang berarti kegiatan atau aktivitas. Kata itu terdiri dan en (dalam) dan ergon (kerja). Jadi Pengertian Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha/kerja. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnakan, tetapi dapat berubah bentuk (konversi) dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain. 
Dalam satuan SI energi dinyatakan dalam joule (J). Satuan energi lainnya adalah kalori (kal). James Presecott Joule menunjukkan hubungan antara kalori dan joule, yaitu: 1 kalori 4,18 joule atau 1 joule 0,24 kalori

Bentuk Bentuk Energi

energi kimia merupakan energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau lebih atom/molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan.

energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena gerakannya. Energi ini sangat dipengaruhi oleh dua hal yaitu massa benda dan kecepatannya.

Rumus Energi Kinetik
EK = ½ m v2

energi kalor didefinisikan sebagai energi panas yang dimiliki oleh suatu zat. Secara umum untuk mendeteksi adanya kalor yang dimiliki oleh suatu benda yaitu dengan mengukur suhu benda tersebut. Jika suhunya tinggi maka kalor yang dikandung oleh benda sangat besar, begitu juga sebaliknya jika suhunya rendah maka kalor yang dikandung sedikit

Rumus Energi Kalor
Q = m.c.(t2 – t1)


energi otot Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh.  Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan aktivitas karena memiliki energi otot.

energi nuklir Energi nuklir adalah suatu energi yang tersimpan dalam atom. Energi ini keluar ketika terjadi proses dalam reaksi nuklir. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa energi nuklir didapatkan dari perubahan sejumlah massa inti atom ketika berubah menjadi inti atom yang lain dalam reaksi nuklir. Contoh-contoh banda-banda yang memiliki energi nuklir diantaranya adalah:
1. Pembangkit listrik tenaga nuklir
2.
Awan cendawan karena bom nuklir


energi cahaya Energi cahaya adalah energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya. Energi cahaya menyebabkan tempat gelap menjadi terang.
Sumber energi cahaya terbesar adalah matahari

energi listrik Energi listrik adalah energi yang diakibatkan oleh (a) muatan listrik( statis) yang menyebabkan medan listrik statis atau gerakan elektron dalam konduktor (pengantar listrik) atau ion (positif atau negatif) dalam zat cair atau gas. Energi Listrik juga bisa difenisikan menjadi energi akhir yang dibutuhkan bagi peralatan listrik untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.

energi bunyi Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh getaran. Contohnya, bunyi bel listrik, bunyi orang berbicara, dan bunyi alat-alat musik. Adanya bunyi memungkinkan kita dapat menikmati suara musik yang merdu, karena energi bunyi mampu menggetarkan gendang telinga sehingga bunyi bisa terdengar. Bunyi memiliki energi, buktinya bunyi halilintar bisa memecahkan kaca jendela.

energi potensial Energi potensial adalah energi yang memperngaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebutSatuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (simbol J).
Sebutan "energi potensial" pertama kali dikemukakan oleh seorang teknik dan fisikawan berkebangsaan Skotlandia, William Rankine

Bahasa Termodinamika
Pengertian Menurut Bahasa
  Termodinamika berasal dari bahasa Yunani, yaitu thermos yang berarti panas, dan dynamic yang berarti perubahan.
Pengertian Secara Umum
  yaitu kajian mengenai kalor (panas) yang berpindah.
Hukum Pertama Termodinamika adalah pernyataan tentang hukum kekekalan energi. Hukum ini menyatakan bahwa jika jumlah panas ΔQ mengalir kedalam suatu sistem, maka energi ini harus tampak sebagai peningkatan energi dalam ΔU dari sistem dan/atau usaha ΔW yang dilakukan oleh sistem pada lingkungan. Sebagai persamaan :
∆U=Q-W
ΔU = Perubahan energi dalam (Joule)
Q = Jumlah kalor (Joule) 
W = Usaha yang bekerja (Joule)

Sistem dan Fungsi Keadaan
Sistem adalah bagian dari semesta, baik nyata ataupun konseptual yang dibatasi oleh batas-batas fisik  tertentu dan oleh konsepsi matematis dan merupakan fokus yang dipelajari dari suatu objek.
      Sifat sistem ada 2 jenis, yaitu :
  1. Sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung pada kuantitas sistem.
  2. Sifat ekstensif adalah sifat sistem yang bergantung pada kuantitas sistem

Keadaan sistem adalah keadaan makrofisis dimana sifat-sifatnya dapat ditentukan secara khas dan bebas waktu.
  Proses Termodinamika adalah proses reversible, yaitu proses yang berlangsung melalui sederetan keadaan termodinamika yang countinue. Proses reversible merupakan proses ideal, keadaan kestimbangan yang sebenarnya hanya dapat dicapai dalam kurun waktu yang sangat lama yang tidak terukur  sehingga proses tidak pernah terjadi dalam waktu terhinggaProsesirreversible dapat dianggap sebagai proses reversible terbatas jika dilakukan secara sangat lambat dan berada pada tahap proses-proses yang sangat kecil.

bentuk bentuk energi

kerja (w) Menurut konsep, mekanika kerja adalah hasil perkalian antara gaya luar yang bekerja pada benda dengan jarak yang ditempuh oleh benda ketika gaya itu diterapkan.

  `  Kalor dan energi internal

  Kalor adalah cara perpindahan energi panas dari suatu sistem ke sistem lain atau ke lingkungan jika tidak ada aliran panas tidak dapat dikatakan adanya kalor

  Energi Internal tergolong fungsi keadaan, sebab perubahannya tidak bergantung pada jalannya proses, melainkan hanya bergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir.
Kalor dan kerja adalah bentuk energi yang dipertukarkan diantara sistem dan lingkungan. Apabila perubahan energi internal disebabkan oleh kontak termal berarti kalor ditransfer, tetapi jika perubahan energi disebabkan oleh mekanik berarti kerja dilakukan

No comments:

Post a Comment